13
Jan
09

Tidur

Aku menghabiskan setengah hidupku hari ini untuk tidur. Bukan karena ngantuk. Bukan karena males. Dan bukan karena tabiat buruk. Apalagi kena kutukan kebo, bukan.

Tapi karena…..entahlah (mungkin karena….mmm lupakan). Yang jelas beberapa hari ini jam biologis-ku kacau. Siang tidur panjang, malem nggak bisa tidur. Paginya ngantuk, kerjaan berantakan, nggak selesai, terpaksa take home, jadinya lembur sampe malem lagi. Besok bangun kesiangan lagi deh. Ngantuk lagi deh. Gitu terus, jadi lingkaran setan yang menyesatkan, dan tak berujung pangkal. Kerjaan tetep harus selesai besok, artinya harus siap begadang lagi, besok di kantor ngantuk lagi. Mudah2an aja besok gada tambahan tumpukan kerjaan. Jadi bisa numpang tidur di UKS.

Oh no, besok kan aku musti ngurus SKCK ke Polres di Panjen. Masalahnya, mama nggak ngijinin aku nyetir sendirian kesana. Tapi aku juga nggak tega minta anter mama, kan abis kecethit dan besok juga mama jam ngajar-nya full. Mas Adin? nggak mungkin… pasti sudah cukup sibuk dengan double job-nya. Mas Bambang? lagi sibuk mbenerin Tiger-nya tuh dari seharian tadi. uhuhuuuu…. (cukup Ki, hentikan).

Aku sungguh – sungguh ingin mengakhiri dilema brengsek ini. (Ya Allah, ampun. Kata Jojo aku kebanyakan ngumpat ya belakangan ini) pfiuh…masa iya mau bersahabat dengan angkot lagi. *sigh*


1 Response to “Tidur”


  1. Januari 14, 2009 pukul 12:57 am

    Ayo Semangat..

    Pasti bisa kok mengakhirinya, kuncinya ada dalam diri sendiri..

    Buat jadwal dan laksanakan, insyaallah bisa membantu..

    Semangatz…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: