11
Jan
09

siput dan katak

Suatu senja di musim semi (cieh). Seekor siput betina berkulit kuning cantik sedang bermalas-malasan di atas batu besar berlumut. Beratapkan bayang-bayang dedaunan yang sesekali tertiup angin, dan membiarkan hangat mentari menerobos masuk. “ajiiib…nikmatnya dunia” batin siput. Samar-samar terdengar alunan melodi alam. Gemerisik dedaunan. Tetes ringan embun pagi yang mulai lelah bergelayutan di daun, menjatuhkan dirinya dan rela jatuh di mana saja. Angin pun berbisik (bukan cuma pasir yg bisa begini coy). Dan…

“eeh? suara apa sih itu? aneh..” ngganggu banget suaranya. harmonisasinya kacau. pitch control-nya acak adul. “uuugh….nyam nyam nyam” siput yang sepertinya lagi asik bermimpi ‘ngemil’ lasagna (busseeeet) mulai terusik tidurnya. Suara jelek yang sumpah mati ‘fales’ itu semakin lama terdengar semakin keras. Dan semakin dekat. “Uuugh…apa itu nyanyian? liriknya sih kayak kenal…tapi nadanya nggak banget deh” sekali lagi siput ngedumel dalam hati, masih dengan mata terpejam. Mimpinya berantakan, garfield yang baru selesai masak lasagna dan hendak menyajikannya untuk sang nyonya besar (siput), jatuh terpeleset, lasagna-nya ‘terbang’ dan mendarat tepat di mukanya (muka siput,red).

Whoaaa…jijik jijik gimanaaaaa gitu. Basah. Lengket. Dan…bau??#&%? “Hee? Lasagna kok baunya gini?” Sambil nahan rasa mual yang luar biasa, siput bergegas menyingkirkan benda becek bau itu dari mukanya. “Blueh…bluewh…cuiiiih..” siput nyaris muntah-muntah. Diusap-usapkannya mukanya pada hamparan lumut lembab dan tebal di bawahnya. “Shit. what the hell is going on here?” siput yang lagi rajin masuk kelas conversation di EF gape’ juga ngedumel pake bahasa tumbuh-tumbuhan.

Siput membuka matanya, dan terkejut setengah mati. Benda becek bau yang ‘nemplok’ di mukanya tadi ternyata bukan lasagna! sama sekali bukan! tapi…ternyata…adalah sebuah mmmmm….looks like a hand! (but smells like a shit. yaiks) Siput mengucek-ucek matanya beberapa kali (gimana caranya coba?). “iih…tangan aneh siapa sih ni??”

Beberapa detik kemudian jantung siput nyaris lupa berdetak. Dan paru-parunya mendadak lumpuh sesaat. (wait, emang organ tubuh siput sudah sesempurna ini? wth?! aaaaahhh…..nggak penting. lupakan) Tiba-tiba……

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrgggghhhhhh!!!!!” siput berteriak keraaaaass banget. Sampai-sampai pohon kelengkeng di sebelahnya mendadak botak gara-gara 80% daunnya rontok (lebai, yeah, i know). “Kodok buduuuuuuuuggg!!! apa yang kamu lakukan??? aku kan sudah bilang nggak mau maen sama kamu lagiiiii… tapi kenapa sih kamu kok menampakkan lagi batang hidung pesekmu itu di hadapankuuuuw?? uuwwuwuwuwwwhhh!!!!!!” siput ngomel tanpa kayak kereta ekspres. bederet-deret panjang, cuepet, dan berisik.

Sekarang gantian si kodok yang kaget setengah mati sampai seluruh rambutnya ‘njegrik’. Wait. Kodok punya rambut? Mmmm…sepertinya dia bukan kodok. Tapi katak. Ah, whatever. Toh katak juga sejatinya tetep nggak punya rambut.

Si kodok, eh katak, masih tetep diem. bengong.

Siput jadi ikutan bengong. Nggak tau mau ngomong apa lagi. Maklum, kosakata-nya sangat terbatas.

Mereka berdua bengong. Hanya saling menatap satu sama lain. (kemudian mereka saling berpegangan tangan, nyanyi-nyanyi, sambil berjoged ria) No!!! plizz…ya. ini bukan sinema india.

Si katak yang sebenernya nggak jelek-jelek amat itu mulai memberanikan diri untuk angkat bicara.

“Hai… kok diem aja? kaget ya? mmm…aku kangen. udah lama nggak ngusilin kamu. janji deh…nggak jahat lagi. aku katak baik sekarang” ooowh em G… si katak hitam manis (harusnya sih ijo kan warnanya ya) itu mengakhiri kalimatnya dengan –>😀

 

*fabel budug ini diilhami dari kisah nyata…kekekekekkk*


3 Responses to “siput dan katak”


  1. 1 Fikabumbum
    Januari 11, 2009 pukul 7:37 pm

    Oh shit.

  2. Januari 12, 2009 pukul 9:25 am

    wah ketularan Cap Coro ™ iki..
    NDABRUS kowe nduk!

  3. 3 kikibasuki
    Januari 12, 2009 pukul 12:09 pm

    ndabrus yo ben :p


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: