02
Des
08

an Answer

Selasa pagi, hampir siang…

imagessDuduk santai di kursi kayu berukir sambil baca Intisari, persis seperti biasa ketika aku sedang bersantai di rumah ketika nggak ada jadwal ngajar, tentu saja. Bersikap seolah kami hidup seperti orang beradab sepanjang tahun.. wakakak..

Sampai pada halaman terkhir, pada bagian Briket: Lentera, kali ini bertajuk “Jawaban atas Pertanyaan”.

Si Penulis mengutip ucapan Ted Menten, penulis sekaligus kreator tv show dari USA.

Sering kali, jawaban atas sebuah pertanyaan, ada pada pertanyaan itu sndiri. Jawaban atas “WHAT CAN YOU DO?” misalnya, bisa dengan mudah ditemukan pada kalimat sederhana “DO WHAT YOU CAN”.

 Kalau dengan empat kata yang sama tadi bisa terangkai sebuah kalimat alternatif yang lebih tegas, mengapa harus membuat kalimat tanya yang hanya membuat hati ragu? Karena kadang jawaban atas pertanyaan itu sebenarnya sudah kita punyai, di benak ataupun di hati (setujuuu, bang Menten!).

 

Kadang, kita memang tak perlu banyak bermain dengan pertanyaan..

Mmmm…ya ya ya.. aku juga nggak terlalu suka dengan kalimat tanya.

Is that so?   So, that is.. hahaha *ngawur puoooll*


1 Response to “an Answer”


  1. 1 Indra
    Desember 9, 2008 pukul 3:17 pm

    intisari iku biyen wacanane omku…kok terkesan untuk orang2 tua ya menurutku? hmm…jd kiki itu….(oh nooo..)

    |ooohh…om-nya ‘Om Indra’ suka baca Intisari jg ya? Gtau ya, baca Intisari sdh jadi kabiasaan dr kecil,krn dulu setiap awal bulan Ayahku pulang kantor pasti bawa Intisari. Jadi kecanduan, ky ada yg kurang kalo kelewatan satu edisi aja🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: