29
Nov
08

a Question (part 2)

Lagi-lagi, sebuah pertanyaan datang dari seorang sahabat (male) kemaren…

Kenapa sih perempuan itu sulit dimengerti? bisa-bisanya punya pikiran bercabang-cabang gitu… mau, tapi nggak mau.. Kenapa nggak langsung bilang aja maunya apa? Jadi kita, lelaki, nggak dibikin bingung karenanya..  (Rahman, 2008)

Owh, God, aku benci de harus menjawab pertanyaan aneh semacam ini, yang secara tidak langsung men-justifikasi diriku sendiri (tepat nggak sih penggunaan kata ini)
Mmmm..agak kerepotan juga njawabnya kemaren. Berusaha menjelaskan sekuat tenaga, yang berakhir pada dua kalimat kesimpulan of my case. see? my case! harusnya aku yang memberi opini untuk masalahnya, tapi knapa malah jadi dia yang mengomentari aku? sumtime, lebih mudah bagi kita memahami masalah orang lain daripada memahami masalah kita sendiri.
Yah, at least aku sudah berusaha ngasih gambaran tentang apa yg sebenernya (mungkin) diinginkan oleh perempun yang dia maksud, dan langsung terbukti dalam beberapa menit, bahkan sebelum aku menyelesaikan bab v (kesimpulan dan saran, hehe). Paling tidak ini cukup membuatnya mengakui fakta pahit bahwa ternyata aku juga perempuan. *sigh*
Case closed.

Bab V :

Satu alasan yang mungkin konyol tapi bisa jadi jujur dan mungkin juga benar… Perempuan (mostly) berlagak butuh pangeran gagah berani. Lelaki yang bisa tau tanpa harus diberi tau. Tapi pangeran gagah berani selalu langka saat aku membutuhkannya.

Mari belajar lewat contoh soal (buseeett) berikut ini:

 M: “Perlu kuantar pulang?”
 F : “Thanks, tapi aku bisa pulang sendiri kok. I’ll be fine”
 M: “Baiklah, kalau itu yang kau mau”
 F : (Tentu saja bukan itu yang kumau, aku hanya terlalu sombong untuk mengakuinya, dan berharap andai saja tawaran itu tidak berupa kalimat tanya, sehingga aku tidak perlu membuat jawaban sebodoh itu)

Sampel percakapan bodoh ini biasanya akan diakhiri dengan senyuman sok manis sang female sambil mengumpat dalam hati. satu kata, enam huruf, diawali huruf S untuk stupid!


5 Responses to “a Question (part 2)”


  1. 2 kikibasuki
    November 29, 2008 pukul 4:58 pm

    satu kata, 8 huruf, diawali huruf W untuk Whatever..
    yg ini nggak mbulet kan?? ;p

  2. Desember 8, 2008 pukul 6:40 pm

    Heeee kok aku telat komentar-e yo?

    Mbulet.

  3. 4 Indra
    Desember 9, 2008 pukul 2:56 am

    oo ini tho tebak2nya…jawabanku tetep….WTF!!! bener nggak?

    |sak karepmu wis…kalo memang di barcelona itu dihitung 8 huruf ya….mo gimana lagi.. =p

  4. 5 Indra
    Desember 9, 2008 pukul 2:33 pm

    ooo kurang loro ki karaktere….WTF!!!!! (coba itungen..lak wolu) kekekekekek


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: