23
Nov
08

1001 Aku (Mencoba untuk lebih mengenal diriku sendiri)

Aku punya rambut coklat. Sejak lahir, rambutku warnahnya coklat, mungkin agak kemerahan. Sampai-sampai, waktu kecil dulu, tetangga-tetangga manggil aku ‘merah’. Padahal aku juga bukan tipe bocah yang suka keluyuran dan berjemur dibawah panas matahari. Beranjak besar, warna rambut ulai semakin gelap, meski masih keliatan nggak item kalo dibawah sinar matahari. Waktu SMA pun sering dipanggil guru tatib gara2 dikira nyemir rambut. Risih, sejak itu aku jadi rajin toning rambut jadi item.

Aku takut makan seafood, gara2 pernah alergi. Tapi nggak tau pasti hasil laut apa yang bikin alergi. Jadi hindari aja semuanya. Kecuali udang! enak sih..

Aku suka liat orang senyum. Pernah merhatiin nggak, kalo setiap orang punya gaya senyum yang beda2. Dan setiap orang pun masih bisa punya senyum yang beda untuk alasan yang berbeda. Unik.

Aku tuh bawel. Seneeeeng banget ngomel2 nggak jelas jluntrungannya. Sometime,lumayan bermanfaat juga untuk bikin rumah nggak sepi. Tapi kalo timing-nya lagi nggak pas, bisa kena lempar sendal.

Aku moody. Tapi sepertinya kebanyakan orang juga gitu. Apa yang aku lakukan gampang banget terpengaruh mood saat itu. Pada situasi tertentu bisa dianggap jadi nggak profesional, terutama kalo menyangkut kerjaan. Dirubah, ya mbak ya..

Aku jadi transparan kalo lagi nggak suka sama orang. hehe…kata mama ini. Aku klo lagi benci atau marah alias ngambek sama orang, pasti kebaca jelas, dari mata, muka, cara ngomong, de el el. Eh, tapi kalo sama ‘musuh beneran’ aku bisa banget lho acting just fine.

Aku cukup ahli in bad mouthing. xixixi…nggak setiap saat juga sih. gila aja. dan hanya dihadapan orang2 kebal aja tuh aku berani begitu.

Aku hampir selalu berpikir kalau hidup ini panggung sandiwara. Coba lihat gimana aku waktu berperan jadi guru SD. Dan lihat aku yang berbeda sebagai mahasiswa. Aku juga melakoni peran yang berbeda ketika ketemu sama temen-temen sekolah dulu. Bahkan aku juga punya peran lain lagi sebagai kakak, sebagai anak, sebagai cucu, dan aku sebagai perempuan.

Aku ngantuk ah…mau tidur dulu. Besok masuk pagi, Upacara.


4 Responses to “1001 Aku (Mencoba untuk lebih mengenal diriku sendiri)”


  1. 1 Anonimus
    November 24, 2008 pukul 5:10 am

    di hadapan orang-orang kebal???? HWhahahah.

  2. 2 mbakmu sing ayu
    November 26, 2008 pukul 11:26 am

    walah….kalo soal xixi luar dalam mah dah tau (kita kan pernah mandi bareng di wendit city cari wangsit he2..eh malah diintip be’des)so…gak penting banget deh!!!!

  3. 3 aku
    November 27, 2008 pukul 12:08 am

    Kucing gmn?
    Kok gk disebut2?

    btw, coincidence tanggal posting sama :

    http://solitudeserenade.tumblr.com/post/61253396/membela-merah

  4. 4 kikibasuki
    November 27, 2008 pukul 7:00 am

    @Mbak Ana…please deee, soal yang itu bukan untuk konsumsi publik kali mbaaaaakk. aarrrrrrrrrr..

    @Aku…Aku? (aneh…jd ky ngom sm diri sndiri) Kucing nggak usah ditulis lagi ah, sdh ada yg berniat manggil aku ‘katti’ tuh di komen tulisan lain. iiiiihh emoh aku.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: