18
Nov
08

Telur Ayam Palsu (2)

Melanjutkan tulisan terdahulu yang “Telur Ayam Palsu”, disitu aku masih bertanya2…gimana sih jelasnya?? Males searching sih tadinya…trus aku nanya sama Mas Indra *tetanggaku yang lg ngambil PhD di BCN*. Eeehh,trnyata malah belum prnah denger soal ini. Lagian, Mas Indra riset Zebrafish kok tak tanyain soal endog pitik, hehehee…

Singkat cerita, akhirnya tadi aku sudah nanya2 sama Mbah Google. Eh, ternyata isu ini sudah lumayan lama beredar ya…agak telat berarti aku. Kabarnya, telur ini kalo direbus, rasanya lebih kenyal, trus putihnya lebih sedikit,ada lagi yang kuningnya hampir bercampur dgn putihnya, trus malahan ada yang katanya di bagian kuning telurnya terbentuk garis2 melingkar yang beraturan. Ada isu yang berkembang bahwa telur rebus temuan yang diduga jadi-jadian itu, memang bener2 imitasi, karena teksturnya jelas beda sama kalau telur ayam asli. Diduga juga mengandung bahan-bahan berbahaya macam melamin, tawas, karbit, dan parafin.

Pendapat kedua, kemungkinan tersangka telur jadia2an ini sebenerny cuma telur ayam asli yang bernasib sial. Yaitu telur infertil yang udah dimasukin mesin penetas sampai beberapa hari, tapi gagal menetas. Nah, peternak yang ingin meminimalisir kerugiannya, melemparkan telur2 bernasib sial ini ke industri2 kecil yang membutuhkan pasokan telur, tapi dengan harga yang jauh lebih murah. Soalnya, telur2 ini sudah mengalami dehidrasi, shg kadang telur ini rasanya jadi lebih kenyal dan rongga udaranya lbh besar. or..kuningnya sudah pecah dan agak membaur dgn putihnya. Atau…posisi kuning telur lebih ke pinggir. Dan reaksi2 lain yang diakibatkan proses pemansan selama telur2 apes ini berada di dalam mesin penetas.

Nah….berdasarkan studi literatur *cieh* yang sumber-nya beragam, sebagian reliable dan sebagian banyak lagi nggak, serta mempertimbangkan hasil diskusi singkat sama mas Indra, si almost PhD hehee…. So far sih, menurutku *ups, kami* kemungkinan yang paling masuk akal ya pendapat yang kedua. Kalo dipikir2…*kata Mas Indra* kalau memang kulitnya msh tetep utuh seperti kulit telur ayam asli gitu….agak mustahil ya bisa dibuat oleh tangan manusia, ataupun mesin misalnya. Jadi, mungkin yang disangka telur imitasi itu sebenernya ya telur aseli tapi bernasib sial itu tadi. Kasian ya…udah infertil, dipaksa kepanasan di dalem mesin penetas sampe 18 hari-an, trus diobral di pasaran…eeeh, sekarang malah difitnah telur jadi-jadian. Oalah endog bosok, apes tenan nasibmu…

Next question: meskipun ternyata bukan imitasi….tapi telur infertil yang bernasib sial alias ‘endog kopyor’ ini tadi aman nggak ya untuk dikonsumsi???


2 Responses to “Telur Ayam Palsu (2)”


  1. 1 kikibasuki
    November 18, 2008 pukul 1:54 pm

    ooh…kata Mas ‘almost PhD’ gini: “ya nggak lah.. wong rasanya aja udah beda. itu telur2 kan udah mau membusuk.yyeeeekkkk (malih kudu muntah lho)”
    Podho….aku yo kudu mutah seketika iki.

  2. November 19, 2008 pukul 12:27 am

    Trus tikusnya dimasukin lewat mana?

    please deh fizzz…..telurnya ngga dibuat dari tikus!! bisa-bisanya kepikiran tikus bisa dibuat jadi telur jadi-jadian (nah lo, ribet kan..)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: