Pengait kata (tags) tulisan ‘ Job

20
Mar
09

SOLO

errr…dua orang sudah menyusul hijrah ke Solo. Jadi tangan kanannya Om Bud. Yang pertama Novita, alias ‘bie’ teman kuliahku dulu. Sebelum ini dia sudah kerja sih, di sebuah perusahaan cerutu di Malang. Tapi waktu Om Bud minta tolong dicarikan tenaga akuntan, aku langsung merekomendasikan dia. I know her. Ternyata deal dalam interview singkat di rumahku, hari Minggu lalu. Senin bie resign dari perusahaan lama, Selasa berangkat ke Jakarta untuk training di kantor pusat. Good luck, bie!! *mupeng*

Orang kedua yang berangkat adalah Mbak Ana. Kisahnya sama-sama mendadak juga. Harus ngambil keputusan dalam waktu singkat, dan dengan persiapan yang super duper singkat pula, harus langsung berangkat hijrah. Bedanya, mbak Ana langsung ke kantor Solo hari Kamis kemarin, prepare urusan administrasi perusahaan yg masih orok ini, ‘kejar tayang’ untuk penerbitan pertama per satu April. Dan…nyari tempat kos.

Hidup ini penuh misteri ya.. hanya dalam hitungan jam, hitungan hari, hidup kita bisa berubah drastis, bisa melenceng dari rencana kita, bisa juga tiba-tiba membawa harapan baru yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya. hmmm… Allah selalu punya rencana yang mysteriously beautiful untuk setiap umatnya. Subhanallah..

21
Feb
09

JOBS, KEJAR DAKU KAU KUTANGKAP..

Berapa jumlah pengangguran di negara kita ini? sekian…sekian….sekian….banyak. Tidak heran, jika setiap ‘manusia baru’ maksudnya baru lulus sekolah atau baru lulus kuliah, mostly selalu dihantui pikiran “akan bekerja dimana saya setelah ini?”, atau “adakah perusahaan yang mau menerima saya bekerja?”, atau malah “ada yang melamar saya nggak ya dalam waktu dekat ini?” hehe..

Saya, dan beberapa orang teman perempuan satu kampus dulu, pernah punya rencana konyol tentang masa depan. Yaitu menikah dengan pria sukses *biar kita nggak perlu kerja terlalu keras*, membangun keluarga bahagia, kemudian patungan mendirikan TK atau PAUD *dengan mengumpulkan modal yang diperoleh dari suami masing-masing, tentu*. Hehe…so silly ya? Agak payah imajinasinya, karena waktu itu kalau tidak salah kami sedang meratapi ujian salah satu mata kuliah yang cukup bisa bikin penderita jantung koroner mati berdiri.

Hmm…aku jadi merindukan teman-teman seperjuanganku dulu. Teman-teman konyolku itu, hingga kini memang belum ada yang menikah. Masing-masing masih sibuk dengan dunianya. Tidak ada waktu untuk bermimpi. Beberapa diantaranya saat ini masih disibukkan berbagai ‘kutukan’ menjadi Junior Accountant di KAP ternama *yang anak akuntansi pasti ngerti apa maksudnya xixi*. Yang lain, sudah mantab di jalur BUMN. Satu lagi baru beradaptasi dengan suasana kerja di sebuah perusahaan penerbangan. Yang lain lagi sudah cukup nyaman bekerja di pabrik korek, hehe kidding, perusahaan cerutu ding, tapi masih juga nyari better job, katanya. Beberapa yang tersisa, terlalu *sok* sibuk dengan kehidupannya masing-masing sampai belum juga menyelesaikan skripsi. Seperti aku, yeahh..

Aku, sampai sekarang masih berstatus “menunggu” turunnya SK CPNS sekaligus juga SK Penempatan. Entah akan ‘dilempar’ kemana aku nanti. Seringkali aku sulit tidur hanya karena terbayang-bayang sebaris kalimat pada Surat Pernyataan yang telah kutandatangani sendiri. “Bersedia ditempatkan dimana saja di seluruh wilayah NKRI”. *sigh* Pada titik tertentu bahkan sempat terlintas di benakku “Ya Allah Gusti, kenapa aku dulu mau mau aja disuruh ikutan tes CPNS” Padahal sebelumnya aku sempat menolak dengan berkelakar “Nggak mau ah, takut ketrima”. Jelas hanya bercanda.

Tapi toh sudah terjadi. Doraemon juga sudah terlalu sibuk dengan Nobita Bego, jadi tidak mungkin meminjamkan mesin waktunya padaku. Aku juga tidak ingin menyesali apapun. Keluargaku senang sekali waktu aku ketrima CPNS. Terutama Bapak. Bahkan sebelum aku ujian Bpak sudah bilang mimpi dapat bintang, yang kemudian diberikannya padaku. Katanya, dengan sangat yakin, “awakmu mesti ketrimo, nduk”. Senangnya bukan main ketika tahu mimpinya menjadi kenyataan. Kata Bapak lagi, “yo iki lho obatku”. Kesehatan Bapak memang mulai memburuk sejak ayah mendahuluinya. Bisa dibilang Bapak lah orang yang paling merasa terpukul ketika ayah pergi. *aku nangis nih* Dan hari itu, ketika aku membawa kabar baik itu, Bapak tersenyum. Bukan, beliau tertawa. Aku bisa membaca jelas air muka bahagianya. :)

Nah, no regret. Aku siap ditempatkan dimana saja. *really??hehe*  Nah lo, tiba-tiba aja, siang tadi, ada telepon dari Te Ina. Om Bud, suaminya, didapuk untuk babat alas Harian Rakyat Merdeka edisi Jawa Tengah. Beliau butuh banyak tenaga baru, diantaranya untuk bagian Akuntansi. “Kamu Akuntansi kan mbak? kalau mau, insyaAllah masa depannya lebih menjanjikan di sini. Ikut Om-mu aja ke Solo. gimana?” Crap! Holly holly crap!!!

ps: tau ruang pimred yang di film Otomatis Romantis? itu ruangan harian pak dhe No di kantor Harian Rakyat Merdeka yang di Jakarta. *cool*

19
Des
08

heeeyy, i did it……i did it…!!!

Setelah sekian hari berharap-harap cemas, namaku akan ada dalam daftar itu atau nggak…akhirnya……..ADA!!

Artinya, aku lulus seleksi penerimaan CPNSD Kabupaten Malang tahun 2008. Ada di nomer urut 58 tuh, coba liat di sini deh…hehe. Bersama dengan 259 orang CPNS guru, atau sekitar 1,68% dari seluruh peserta tes tulis lalu.

Senang??? mmm….setengah. Setengahnya lagi senep. hehe..

 

Pfiuuhhh….butuh waktu kayaknya untuk meyakinkan diriku sendiri bahwa ini nyata. Seperti mimpi. Bukan karena aku sungguh2 menginginkannya, tapi karena…… i dunno. Mimpi aja nggak pernah. Kalau boleh jujur…aku bahkan nggak pernah punya cita-cita jadi guru. Guru SD pula…hihi.

 

Juga ada sedikit rasa…apa ya, canggung, aneh, sungkan, nggak tega, atau mugkin takut. Takut dikeroyok orang se-kecamatan? atau bahkan se-kabupaten? hehehe… Satu kecamatan Pakis ini cuma tiga orang yang lulus. Yang satu temen seangkatan waktu kuliah PGSD, but she’s older than me (penganten baru lho dia). Yang satu lagi jauh jauh jauh lebih senior dari aku, sudah sekitar 10 tahun lebih jadi GTT. Seperti juga ribuan orang lain yang tersisih, yang aku tau pasti mereka lebih senior dan lebih lebih lebih rela ketabrak becak (mau bilang ‘rela mati’ tapi takut dikatain lebai) untuk mendapatkan kesempatan ini, daripada aku. Tapi yeaaahh….Allah pasti punya rencana.

 

Sekali lagi, seolah kudengar Sang Maha Kuasa berseru “Hai nak, hidupmu ada dalam genggaman-Ku. Kau boleh bermimpi tentang banyak hal. Tapi keputusan akhir ada di tangan-Ku. Mengapa tidak kau singkirkan saja keangkuhanmu itu dan langkahkan kakimu ke jalan yang telah Ku-siapkan untukkmu. Karena hanya Aku lah yang paling tahu apa-apa yang terbaik untukmu”.

 

^_^

 

Terima kasih, untuk semua yang telah memberikan dukungan, restu, dan do’a. Semoga Allah memberikan balasan yang setimpal. Dan semoga, aku bisa menjalankan amanat ini dengan baik. Amin.

 

Salam,

 

Kiki Basuki

27
Nov
08

Hari Merdeka Nusa dan Bangsa…

(Terinspirasi dari Indah)
hahhahaaa…itu tuh lagu wajibnya Indah kalo si bos lagi nggak ada di kantor. Yyeeaaahh, hari ini tadi, begitu tau kalo si bos nggak ngantor karena ada keperluan keluarga sampai weekend, langsung kebayang Indah nyanyiin lagu itu. “Hari merdeka nusa dan bangsa…” hehehe

Yup, mulai hari ni tadi sampai wiken ini Ibu Kepala Sekolah nggak ngantor. Kemarin si ibu udah bilang sih kalau hari Kamis beliau berangkat ke Jakarta. Katanya sih terkait dengan reality show (entah apa) yang dibikin sama AnTV. Oh, aku belum pernah bilang ya kalo my bos is Ade Namnung’s aunt.

Yeaahh..rite. Ade Namnung, komedian yang sudah cukup lama beredar di dunia entertainment tanah air. Yang bodinye naujubile genduuuuutt bangedz. Latah pula. Penampilan eksklusifnya ada di itu tuh..Tawa Sutra, di AnTV juga. Maen bareng Budi Anduk, Pepi, Ari K Untung, dkk. Tontonan sehari-hariku itu, selain Prime Time di TransTV, dengan Jeung Kelin sebagai maskotnya. tokoh idolaku hehhee…. (norak yo ben, drpd spongebob)

Dan bagusnya lagi, Jumat besok bapak/ibu guru yang udah PNS ada jadwal pendataan Biometrik Fisik PNS. So,pulang pagiiii…yihaa!! Pas banget Jumat juga nggak ada jadwal ngelesi. Artinya, besok bisa punya waktu buat ‘me time’. Ngapain ya enaknya? mmm…nonton? hairspa? belanja novel? atau window shopping aja? hmmm… Trus trus, hari Sabtunya mau ngapain lagi? sampe sore masih ada tanggungan anak les tuh.. malem aja? mmmmm..not sure. *ugh…ada juga ya moment mbencekno ky gini*

Haiyyyyyaaaahhh……stop it! pokoknya wiken ini harus dimanfaatkan baik-baik. Soalnya pekan depan kayaknya bakal mulai sibuk lagi. Tanggal 5 Desember ini kan malam 40 harinya Ayah. Jadi pasti bakal super duper sibuk lagi. Go, girl!!

24
Nov
08

Jaket oh jaket…

Huuaaaaa…..aku pengen beli jakeeeett!!! Padahal ngidam beli jaket udah sejak puasa kemaren. Trus, masalahnya apa? Hmm, aku sih pengennya beli jaket pake uang honor dari projet yang tak garap selama puasa itu. Gosipnya sih honornya kira-kira 600-an. lumayaaann.. Tapi uuugh, sampe lebaran habis juga masih belum turun2. Sampe bosen bolak-balik keluar masuk ATM buat ngecek saldo. errr….

Sampai dua bulan berlalu. Mungkin bener kata orang, Good things might come to those who wait.. Akhirnya masuk rekening juga tuh honor, dengan nominal tiga kali lipat dari ekspektasi-ku. uhuuuyy… langsung deh, pengen belanja, belanja, belanjaaaaa!!!

Tapi suddenly i change my mind. Sesuatu hal membuyarkan mood belanjaku. Mendadak aku kepikiran satu ide yang lebih wise untuk ‘membelanjakan’ uang ini. Yup. Langsung deh aku belok ke ATM, ngambil seribu lima ratus, masukin amplop, trus langsung deh delivered ke tangan seseorang yang aku yakin pasti lebih butuh uang ini daripada aku. Yeah,kalaupun tetep dibiarin di dalam rekeningku, toh cepat atau lambat tetep akan kubelanjakan juga untuk hal-hal yang mostly bersifat kesenangan pribadi (keh keh keh). Singkat cerita, that’s it. Bereslah sudah agenda ‘belanja’ hari ini. I proud of my self..huuuuu….lebai.

Hmm… jaket oh jaket.. Aku masih pengen punya jaket baruuuuu!! huhuhu.. nyesel? nggak tuh. cuma harus dipending dulu aja kok, bukan nggak jadi. sabar ya buu…tahan napas dulu sampe awal bulan depan. yyeeaaaaahh..

18
Nov
08

I’m a job seeker..

Yeaahh…eski bukan pengangguran, tapi bukan berarti aku udah nggak butuh pekerjaan. Aje gile.. Cuma jadi guru sukwan dengan honor masih 5digit…mana cukup? Well..bukan cuma soal salary, tapi kerja begini aja sih rasanya….gimana yaaaa.. Kayak sia-siaaaa gitu sekolah, kuliah bertahun2 sampe pala botak, cuma dipake buat mikir kerjaan yang ‘nggeletek’ begini. Bukannya jadi guru itu pekerjaan gampang lhoo…tapi selama aku masih sekedar GTT, beban ngajar-ku cuma 12 jam, sisanya lebih banyak dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan rupa-rupa macam ngetik, nata dokumen, ng-register, ngoreksi portofolio anak2, ngemil, ngrumpi, ngrumpi, dan ngrumpi hehee….

Job desk kedua yang aku suka disini, selain ngajar tentunya, adalah financial reporting. Yup, sekolahan musti bikin spj BOS setiap triwulannya. pekerjaan yang satu ini at least membuatku ngerasa kalau sekian tahun kuliah Accounting jadi nggak terlalu sia-sia. Tapi agak sedikit kewalahan juga, menyesuikan diri dengan single bookkeeping entry…..cuiiiiiihh. hehe. repot ya manusia, dapet yang kegampangen protes, dapet yang agak pake effort juga rewel. Mana nggak ada honor tambahan lho buat yang satu ini, jadi diniatin kerja sosial aja sekalian.. hahhahhahaaaaa..

And this is it. Kmaren aku ikutan masukin lamaran CPNSD Kabupaten Malang. Sangar nggak tuh.. Seumur-umur nggak pernah ngebayangin bakal ikutan tes CPNS. Gara2 mama yang minta nih….apa sih yang nggak buat mama. Ngajar bocah2 SD ini juga dulu gara2 mama yang minta. Kata mama: salah siapa kuliah nggak kelar2. Coba kalau kamu sudah punya gelar SE, dan bisa nyari kerja sendiri dgn bidang yg sesuai, mama nggak akan repot2 minta kamu daftar beginian… mak jlep!! mantaabbh!




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.